Haemorrhoids

DEFINISI

Wasir terjadi ketika pembuluh darah di sekitar dubur menjadi tidak normal membesar atau melebar. Ini terjadi akibat kebiasaan atau kondisi medis yang menyebabkan membesarnya tekanan pada pembuluh di area pinggul.

Wasir di klasifikasikan menjadi dua yaitu eksternal dan internal berdasarkan dimana mereka berada. Wasir eksternal terjadi di luar dubur dan biasanya tidak menyakitkan. Tipe ini jarang yang membutuhkan perawatan medis sampai jika wasir tersebut pecah dan membentuk benjolan yang terasa sakit yang disebut thrombosed haemorrhoids.

Wasir internal terjadi di dalam dubur. Dapat berukuran kecil sampai berukuran besar. Untuk perawatannya, wasir internal didasarkan pada ukurannya :
•    Tahap I: Pembuluh menonjol pada waktu pergerakan usus.
•    Tahap II: Pembuluh keluar dubur pada waktu pergerakan usus, tetapi akan masuk kembali dengan sendirinya.
•    Tahap III: Pembuluh keluar dubur pada waktu pergerakan usus dan tidak masuk kembali dengan sendirinya. Harus dibantu dengan tangan.
•    Tahap IV: Pembuluh tetap berada diluar dan tidak dapat dimasukkan kembali.

GEJALA

Wasir eksternal
•    Sedikit pembengkakan pembuluh darah dekat dubur dan biasanya terjadi tanpa peringatan. Hal itu mungkin hanya terasa seperti kulit tambahan disekitar dubur.
•    Tambahan kulit dapat membengkak dan menyebabkan tekanan pada dubur. Dapat menyulitkan dalam menjaga kebersihan area dubur yang menyebabkan iritasi kulit, gatal dan perasaan terbakar.
•    Thrombosed haemorrhoids dapat terasa sangat sakit. Rasa sakit yang buruk membuat anda tidak dapat duduk atau berjalan. Kulit yang menutup benjolan tersebut dapat membiru dan terlihat licin karena meregangnya kulit.
•    Jika benjolan ini tidak diangkat dalam waktu 24 sampai 48 jam, rasa sakit akan hilang dalam empat sampai lima hari. Kulit yang membungkus benjolan ini dapat pecah dengan sendirinya dan menyebabkan pendarahan kecil. Dengan merawatnya secara baik, rasa sakit dan pendarahan akan berhenti dalam waktu dua minggu.

Wasir internal
•    Salah satu gejala umum wasir tipe ini adalah pendarahan pada dubur yang tidak terasa sakit. Anda akan melihat sedikit darah pada tisu toilet setelah pergerakan usus atau darah pada permukaan tinja.
•    Anda akan merasa benjolan yang terasa tidak nyaman setelah buang air besar pada dubur.
•    Wasir yang membesar dan keluar dari dubur (tahap III dan IV) dapat mengeluarkan nanah yang menyebabkan iritasi kulit ringan dan rasa gatal.
•    Anda akan melihat atau merasakan benjolan kulit yang lembab pada saat wasir menonjol keluar. Benjolan ini dapat surut kembali dan masuk dengan sendirinya atau dengan bantuan tangan.
•    Wasir yang sangat besar dapat terasa sakit jika membengkak dan tertekan oleh otot dubur yang mengatur membuka dan menutupnya anus.
•    Apabila memburuk, wasir ini akan tetap menonjol keluar sepanjang waktu.
•    Pada kasus yang langka, menutup dan membukanya dubur dapat memotong aliran darah ke pembuluh yang membengkak. Ini menyebabkan jaringan di dalam dubur akan mati dan operasi darurat diperlukan untuk mencegah kerusakan serius. 

 

Penyebab & Faktor Risiko

Penyebab
•    Mengalami konstipasi dan diare dalam waktu yang lama
•    Kelebihan berat badan sering memicu sulit buang air besar
•    Berdiri atau duduk dalam waktu lama
•    Kehamilan, menyebabkan bertambahnya aliran darah ke area pinggul
•    Kondisi medis yang kronis seperti sakit jantung dan hati yang menyebabkan darah berkumpul pada area perut dan pinggul
•    Batuk, bersin atau muntah
•    Faktor genetik

Pencegahan
•    Hindari mengalami konstipasi dengan makan makanan yang kaya serat dan hindari makanan cepat saji.
•    Jika buang air besar terasa tidak tuntas, penambahan obat pencahar mungkin diperlukan.
•    Minum minuman yang tidak mengandung kafein paling sedikit delapan gelas sehari.
•    Hindari meminum minuman beralkohol karena dapat menyebabkan dehidrasi sebagai pemicu konstipasi.
•    Hindari kelebihan garam pada makanan yang dapat menahan cairan dan akan menyebabkan pembengkakan pada semua pembuluh.
•    Pergilah ke kamar mandi ketika mengalami pergerakan usus. Cobalah untuk tidak terburu-buru ketika anda buang air besar. Jangan duduk terlalu lama kecuali diperlukan karena akan menambah tekanan pada pembuluh. Santai dan jangan memaksa pada saat buang air besar. Jangan sekalipun menahan napas anda ketika berusaha mengeluarkan tinja.
•    Jangan duduk atau berdiri terlalu lama ketika ketika bekerja atau pada saat senggang. Berjalanlah sebentar. Jika memungkinkan hindari mengangkat benda berat secara sering. Jika anda diharuskan mengangkat sesuatu yang berat, keluarkan napas ketika mengangkat, jangan menahan napas.

Himbauan Publik

Ruang Promosi

Ruang Promosi

Ruang Promosi