You are here: BerandaBeritaInformasi Kesehatan

Hikmah Ramadhan

hikmah-ramadhan

Ramadan telah tiba. Seluruh umat muslim bersuka cita menyambut bulan suci. Menandai dengan semangat menjalankan ibadah puasa selama satu bulan penuh. Puasa berarti harus menahan nafsu. Tak hanya nafsu seksual, tapi juga harus menahan lapar dan haus selama sekitar 13 jam. Mulai selepas sahur hingga waktu buka puasa di petang hari. Tak adanya asupan makanan dan cairan selama itulah yang kemudian memicu kekhawatiran sebagian orang bahwa puasa akan memperburuk kesehatan. Puasa akan mengacaukan metabolime sehingga membuat tubuh rentan sakit. Argumen semacam itu seringkali muncul menjadi sebuah mitos yang tak memiliki penjelasan ilmiah. Diinformasikan secara berantai yang pada akhirnya diyakini sebagai sebuah kebenaran. Agar tak terjebak pemahaman salah, simak sejumlah informasi yang kadang menyesatkan.

Puasa memicu sakit
Fakta : salah
Dikutip MedIndia, AJ Carlson, Profesor Fisiologi di Universitas Chicago, mengatakan, puasa justru memiliki manfaat bagi tubuh untuk mengeluarkan racun melalui aliran darah, pori dan organ pembuangan lain. Ketika organ pencernaan beristirahat, tubuh akan melakukan detoksifikasi. Jangan mudah menyerah jika mengalami gejala sakit seperti pusing, lemas, mual, atau menggigil di awal puasa. Itu wajar sebagai bagian dari proses tubuh beradaptasi dengan pola makan yang berbeda dari biasanya. Kita harus yakin firman Allah SwT : ". . . . . Dan puasamu lebih baik bagimu, jika kamu mengetahui" S AlBaqarah 184.

Jangan olahraga saat puasa
Fakta : salah
Olahraga tetap penting bagi kesehatan tubuh. Tak perlu mengurangi aktivitas ini, yang diperlukan hanya mengatur waktu terbaik. Lakukan aktivitas menyehatkan ini satu atau dua menjelang buka puasa, atau cari waktu selepas buka puasa.
Olahraga akan merangsang hormon antiinsulin, yang antara lain berfungsi melepaskan gula darah sehingga membuat tubuh tetap segar. Jika kurang gerak, tubuh justru akan semakin lemas akibat berkurangnya kadar gula dalam tubuh.

Sahur atau tidak sama saja
Fakta : Salah
Sahur berfungsi sebagai cadangan energi dalam aktivitas keseharian. Tidak sahur meningkatkan risiko terjadinya penurunan gula darah yang menyebabkan tubuh cepat lesu, loyo, dan mudah marah. Sahur sama kedudukannya dengan sarapan lebih dini. Tanpa sahur, kadar normal gula darah hanya sanggup bertahan 2-3 jam sejak bangun tidur. Setelah itu, simpanan sumber tenaga mulai menurun drastis. Jika sahur dengan benar, jangan takut kelaparan di siang hari. Yang penting, jangan makan berlebihan saat sahur. Batasi asupan makanan mengandung gula, yang bisa menyebabkan perut cepat merasa lapar. Pilih makanan bergizi seimbang yang terdiri dari karbohidrat, protein, sayur dan buah-buahan. Ingatlah sabda Rasulullah SAW :"Sahurlah, sesungguhnya didalam sahur terdapat barokah". Semoga kita selalu termasuk dalam orang orang bisa menjaga iman dan sesalu sehat.

Katarak

DEFINISI

Katarak adalah kondisi lensa mata yang terdapat bercak putih seperti awan. Kondisi ini membuat pandangan mata terganggu. Katarak dapat mempengaruhi jarak pandang mata dan mata silau. Katarak umumnya tidak menyebabkan iritasi atau rasa nyeri.

Banyak kasus mata katarak berkembang secara lambat dan tidak mengganggu pandangan mata anda pada awalnya. Tetapi ketika noda putih pada lensa mulai muncul, maka kenyamanan penglihatan anda akan terganggu. Awalnya cahaya yang terang dan kacamata dapat membantu penglihatan mata anda.

Tetapi jika hal ini sangat mengganggu keseharian anda, maka operasi merupakan prosedur yang anda butuhkan. Kabar baiknya prosedur operasi pengangkatan katarak mata aman dan efektif untuk dilakukan.

GEJALA

Katarak biasanya tumbuh secara perlahan dan tidak menyebabkan rasa sakit. Pada tahap awal kondisi ini hanya akan mempengaruhi sebagian kecil bagian dari lensa mata anda dan mungkin saja tidak akan mempengaruhi pandangan anda. Saat katarak tumbuh lebih besar maka noda putih akan mulai menutupi lensa mata dan mengganggu masuknya cahaya ke mata. Pada akhirnya pandangan mata anda akan kabur dan mengalami distorsi.

Tanda dan gejala katarak antara lain:

•    Pandangan mata yang kabur, suram atau seperti ada bayangan awan atau asap.

•    Sulit melihat pada malam hari

•    Sensitif pada cahaya

•    Terdapat lingkaran cahaya saat memandang sinar

•    Membutuhkan cahaya terang untuk membaca atau ketika beraktifitas

•    Sering mengganti kacamata atau lensa kontak karena ketidaknyamanan tersebut

•    Warna memudar atau cenderung menguning saat melihat

•    Pandangan ganda jika melihat dengan satu mata

Katarak tidak membahayakan kesehatan fisik anda sampai katarak menjadi parah. Kondisi yang parah ini dapat menyebabkan radang, nyeri dan sakit kepala.

Penyebab & Faktor Risiko

Penyebab

Seiring usia, fleksibilitas mata mengalami penurunan, begitpula dengan ketebalan dan kejernihan mata. Lensa terdiri dari air dan serat protein. Dengan bertambahnya usia, komposisi mata mengalami perubahan dan struktur serat protein mengalami penurunan. Beberapa serat protein akan menggumpal dan menyebabkan noda pada lensa mata.

Ada tiga jenis katarak, diantaranya adalah :

a.    Nuclear. Katarak terjadi tengah lensa. Pada tahap awal akan ada perubahan pada fokus cahaya. Untuk sementara waktu anda akan mengalami kemajuan penglihatan khususnya dalam membaca. Tetapi kemudian penglihatan akan mejadi menguning dan terbentu noda putih pada lensa. Lebih lanjut lagi daya lihat akan memburuk dengan penglihatan menjadi coklat. Pada tahap yang parah akan sulit membedakan warna karena pandangan akan menjadi biru atau ungu.

b.    Cortical. Katarak ini dimulai dengan terbentuknya noda pada lapisan luar mata. Proses ini berjalan dengan lambat. Kemudian noda ini dapat menjalar ke bagian tengah lensa dan mengganggu aliran cahaya ke pusat lensa. Orang dengan katarak jenis ini akan mengalami silau ketika melihat cahaya.

c.    Subcapsular. Katarak jenis ini dimulai dengan terbentuknya area buram dibawah lensa. Katarak ini biasanya terbentuk di belakang lensa yang merupakan jalan cahaya ke retina mata. Katarak ini sering mempengaruhi kemampuan baca, mengurangi kemampuan melihat dalam cahaya terang dan menyebabkan silau atau lingkaran cahaya ketika melihat sinar di malam hari.

Ilmuan tidak mengetahui dengan jelas mengapa usia mempengaruhi perubahan lensa mata. Satu kemungkinan adalah rusaknya lensa karena molekul yang tidak stabil yang merupakan radikal bebas. Asap dan terkena sinar ultraviolet adalah dua sumber radikal bebas tersebut.

Usia bukanlah satu-satunya penyebab mengapa lensa mata mengalami perubahan. Beberapa orang lahir dengan katarak bawaan atau mengalaminya saat masa kanak-kanak. Katarak juga dapat disebabkan sang ibu terkena German measles (rubella) pada saat kehamilan. Penyakit ini juga dapat menyebabkan gangguan metabolisme tubuh.

Faktor risiko
Faktor risiko yang dapat meningkatkan peluang terkena katarak antara lain :
•    Usia
•    Diabetes
•    Sejarah keluarga dengan katarak
•    Pernah mengalami cedera atau radang pada mata
•    Pernah mengalami operasi mata
•    Penggunaan corticosteroids dalam jangka waktu lama
•    Terkena sinar matahari secara berlebihan
•    Terkena radiasi ion
•    Merokok


Pencegahan

Langkah yang dapat diambil untuk mengurangi kemungkinan terkena katarak antara lain :

•    Jangan merokok
•    Makan makanan dengan gizi seimbang
•    Lindungi mata anda dari pancaran sinar matahari
•    Menjaga kesehatan tubuh secara umum

Bahaya Rokok

rokok

Rokok!!! pasti sebenarnya baik perokok maupun yang tidak merokok sudah tahu bahayanya rokok. Namun banyak perokok yang tidak terlalu peduli dengan kesehatannya dan kesehatan orang lain yang terganggu karena asap rokok yang mereka buat, terkadang perokok sulit mengontrol keinginan untuk merokok, karna merokok bersifat addict atau kecanduan merokok.

Ironisnya banyak anak usia sekolah yang merokok, apalagi sempat ada pula balita yang menjadi perokok, kebiasaan merokok biasanya berasal dari pengaruh lingkungan, atau keinginanan mencoba yang membuat kecanduan, semua orang tahu rokok itu bahaya, tapi zat berbahaya apa saja yang ada pada rokok ?

Zat BERBAHAYA pada rokok

ZAT KIMIA
Komponen gas asap rokok adalah karbon monoksida, amoniak, asam hidrosianat, nitrogen oksida, dan formaldehid. Partikelnya berupa tar, indol, nikotin, karbarzol, dan kresol. Zat-zat ini beracun, mengiritasi, dan menimbulkan kanker (karsinogen).

NIKOTIN
Zat yang paling sering dibicarakan dan diteliti orang, meracuni saraf tubuh, meningkatkan tekanan darah, menimbulkan penyempitan pembuluh darah tepi, dan menyebabkan ketagihan dan ketergantungan pada pemakainya. Kadar nikotin 4-6 mg yang diisap oleh orang dewasa setiap hari sudah bisa membuat seseorang ketagihan. Di Amerika Serikat, rokok putih yang beredar di pasaran memiliki kadar 8-10 mg nikotin per batang, sementara di Indonesia berkadar nikotin 17 mg per batang.

TIMAH HITAM (Pb)
Timah hitam yang dihasilkan oleh sebatang rokok sebanyak 0,5 ug. Sebungkus rokok (isi 20 batang) yang habis diisap dalam satu hari akan menghasilkan 10 ug. Sementara ambang batas bahaya timah hitam yang masuk ke dalam tubuh adalah 20 ug per hari. Bisa dibayangkan, bila seorang perokok berat menghisap rata-rata 2 bungkus rokok per hari, berapa banyak zat berbahaya ini masuk ke dalam tubuh!

GAS KARBONMONOKSIDA (CO)
Karbon Monoksida memiliki kecenderungan yang kuat untuk berikatan dengan hemoglobin dalam sel-sel darah merah. Seharusnya, hemoglobin ini berikatan dengan oksigen yang sangat penting untuk pernapasan sel-sel tubuh, tapi karena gas CO lebih kuat daripada oksigen, maka gas CO ini merebut tempatnya "di sisi" hemoglobin. Jadilah, hemoglobin bergandengan dengan gas CO. Kadar gas CO dalam darah bukan perokok kurang dari 1 persen, sementara dalam darah perokok mencapai 4 – 15 persen. Berlipat-lipat!

TAR
Tar adalah kumpulan dari beribu-ribu bahan kimia dalam komponen padat asap rokok, dan bersifat karsinogen. Pada saat rokok dihisap, tar masuk ke dalam rongga mulut sebagai uap padat. Setelah dingin, akan menjadi padat dan membentuk endapan berwarna cokelat pada permukaan gigi, saluran pernapasan, dan paru-paru. Pengendapan ini bervariasi antara 3-40 mg per batang rokok, sementara kadar tar dalam rokok berkisar 24 – 45 mg.


Read more: Bahaya Rokok

Cara Penularan Flu Burung

Insiden-Flu-Burung

Flu burung terdengar sangat mengerikan, mengingat banyak korban jiwa yang sudah jatuh karenanya. Mengetahui tentang mekanisme penularan sebuah penyakit akan membuat kita jauh lebih waspada akan penyakit tersebut. Dengan mengetahui secara detail tentang penularan penyakit flu burung, kita akan bisa mengetahui cara-cara untuk menghindarinya dengan tepat, tanpa membuat aksi yang berlebihan. Berikut ini cara-cara penularan flu yang disebabkan oleh virus H5N1 ini.

Secara garis besar, kita pasti mengetahui bahwa kontak langsung dengan sumber penyakit akan membuat kita terjangkit. Hal yang sama juga berlaku pada penyakit flu burung. Berdasarkan pendapat para ahli, disimpulkan bahwa vektor utama penyakit ini adalah unggas. Bersentuhan langsung dengan unggas yang sakit, atau produk dari unggas sakit tersebut akan membuat Anda tertular. Pencegahan yang dilakukan hanya bisa dilakukan dengan membakar bangkai hewan tersebut. Akan tetapi, metode pembakaran yang digunakan harus tepat guna mencegah asap dan material lain tersebar ke tempat lain. Material-material tersebut masih memiliki potensi menularkan virus H5N1. Cara yang dianggap lebih efektif adalah dengan mengubur bangkai ternak tersebut dalam-dalam.

Media lain untuk menularkan penyakit flu burung ini adalah lingkungan sekitar. Jika Anda tinggal di sekitar kandang ternak unggas, atau memiliki burung peliharaan yang tiba-tiba mati, waspadalah. Udara sekitar kandang sangat mengandung berbagai material yang ada dalam kotoran ternak. Jika unggas terjangkit virus H5N1, bisa dipastikan bahwa udara sekitar sudah mengandung virus flu burung tersebut. Udara dan peralatan yang tercemar kotoran ternak unggas akan menjadi media perantara penularan virus H5N1 yang sangat baik.

Penularan flu burung juga dapat terjadi dengan perantara manusia. Akan tetapi, disinyalir penularan lewat manusia merupakan media yang sangat tidak efektif. Kasus penularan lewat manusia sangat jarang terjadi. Virus H5N1 berbeda karakter dengan virus H1N1 penyebab flu babi yang sangat efektif ditularkan lewat manusia. Meski begitu, tetaplah waspada jika Anda berada didekat pasien flu burung.

Cara lain penularan flu burung adalah melewati produk dari ternak unggas. Sebagian orang memilih mengkonsumsi produk unggas mentah atau tidak dimasak sempurna. Fillet ayam, telur mentah dan beragam produk mentah unggas dapat menjadi media menularkan virus H5N1 pada pengkonsumsinya. Virus flu burung ini akan mati apabila produk unggas tersebut dimasak secara sempurna (benar-benar matang).Mengkonsumsi daging setengah matang dan telur setengah matang masih berpeluang terjangkit virus flu burung ini jika unggas yang dipotong sudah terjangkiti oleh virus ini. Untuk itu, jika Anda akan mengkonsumsi unggas yang berasal dari daerah yang dicurigai terjangkiti virus H5N1, pastikan daging atau telur unggas tersebut dimasak hingga benar-benar matang hingga aman untuk dikonsumsi.

Batuk Jangan Disepelekan

batuk

Batuk merupakan gerakan reflek untuk melindungi paru-paru. Biasanya menyertai gejala infeksi atas dimana sekresi hidung dan dahak merangsang saluran pernafasan.

Gejala :

  • Tenggorokan sakit dan gatal
  • Pengeluaran udara secara kuat dari saluran pernafasan, yang mungkin disertai pengeluaran dahak
  • Sakit otot perut, bila batuk terus-menerus.

Penyebab :

  • Masuknya benda asing ke saluran pernafasan, misalnya debu, asap, cair dan makanan
  • Tetesan cairan hidung ke arah tenggorokan dan masuk ke saluran pernafasan
  • Penyempitan saluran pernafasan misal pada asma
  • Produksi dahak yang berlebihan karena infeksi saluran pernafasan

Yang dapat Anda lakukan :

  • Bila disebabkan masuknya benda asing, batuk akan berhenti setelah benda tersebut berhasil dikeluarkan
  • Jangan makan/minum selama masih batuk
  • Bersihkan hidung untuk mengeluarkan cairan hidung
  • Hisap Lozenges (tablet isap) atau minum banyak air
  • Hisap uap air panas untuk membasahi saluran pernafasan dan mencairkan sekresi hidung yang kental supaya mudah dikeluarkan
  • Minum obat batuk
  • Bila batuk menetap lebih dari 3 hari atau ada gejala lain dalam dahak segera periksa dokter

Tindakan Dokter :

  • Menentukan sebab dan mengobati
  • Memberi resep untuk obat batuk dengan antihistamin (obat anti alergi), Sedativa, Bronkhidilator atau antispasmodik

More Articles...

  1. Vitamin C

Himbauan Publik

Ruang Promosi

Ruang Promosi

Ruang Promosi